PATI, BIN.com — Satuan Samapta Polresta Pati kembali menegaskan perannya sebagai garda terdepan pembinaan masyarakat melalui kegiatan Polisi Sahabat Anak (PSA) bersama TK Lentera Hati Gabus. Kegiatan yang digelar pada Sabtu pagi di Mako Sat Samapta ini menjadi ruang edukasi yang mempertemukan polisi dan anak-anak dalam suasana ramah, aman, dan penuh keceriaan.
Sejak tiba di lokasi, para siswa disambut langsung oleh personel Samapta dengan penuh kehangatan. Anak-anak diperkenalkan dengan berbagai sarana dan prasarana kepolisian, mulai dari kendaraan patroli, perlengkapan Dalmas, hingga unit K9. Antusiasme terlihat jelas saat mereka menyaksikan langsung anjing pelacak beraksi, sekaligus belajar bahwa satwa tersebut merupakan mitra penting polisi dalam menjaga keamanan.
Dalam sesi edukasi, personel Samapta menyampaikan materi tentang peran polisi sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami anak-anak. Pengenalan rambu lalu lintas, kendaraan bermotor, serta alat-alat pengamanan disampaikan secara interaktif sehingga pesan ketertiban dan keselamatan dapat terserap dengan baik.
Kapolresta Pati melalui Kasat Samapta Polresta Pati, KOMPOL Ali Mahmudi menegaskan bahwa program Polisi Sahabat Anak merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa. Menurutnya, menanamkan rasa aman dan percaya kepada polisi sejak dini akan membentuk karakter anak yang lebih disiplin dan taat aturan.
“Program Polisi Sahabat Anak ini kami rancang untuk menanamkan rasa aman dan percaya kepada polisi sejak usia dini, karena anak-anak adalah masa depan bangsa,” ujar Kompol Ali Mahmudi.
Ia menambahkan, pendekatan humanis menjadi kunci agar anak-anak memiliki persepsi positif terhadap institusi kepolisian.
“Kami ingin anak-anak melihat polisi bukan sebagai sosok yang menakutkan, tetapi sebagai sahabat yang siap melindungi dan membantu,” tegasnya.
Lebih lanjut, Kompol Ali menjelaskan bahwa pengenalan Dalmas dan K9 sengaja dikemas secara edukatif.
“Pengenalan alat Dalmas dan K9 kami kemas secara ramah agar anak-anak memahami fungsi keamanan tanpa rasa takut,” katanya.
Ia juga mengajak sekolah dan orang tua untuk ikut berperan membangun budaya tertib sejak dini.
“Melalui kegiatan ini, kami mengajak seluruh elemen pendidikan untuk bersama-sama membangun generasi yang disiplin dan cinta ketertiban,” tambahnya.
Menurutnya, Sat Samapta tidak hanya hadir dalam tugas penegakan hukum, tetapi juga dalam pembinaan masyarakat.
“Sat Samapta berkomitmen hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam edukasi dan pembinaan,” ujar Kompol Ali Mahmudi.
Ia berharap kegiatan sederhana ini mampu menumbuhkan kedekatan emosional antara polisi dan anak-anak.
“Kami berharap dari kegiatan ini lahir generasi yang cinta polisi, cinta ketertiban, dan cinta Indonesia,” pungkasnya.
Selama kegiatan berlangsung, seluruh rangkaian berjalan tertib dan lancar. Sinergi antara guru, siswa, dan personel Samapta menciptakan suasana belajar yang hangat dan bermakna, sekaligus menegaskan wajah humanis Polri dalam membangun masa depan generasi penerus bangsa.
Khanza haryati


Social Header