Sragen, Jateng, BIN.com – Seorang perempuan lanjut usia ditemukan meninggal dunia di area persawahan wilayah Nguwer RT 17 RW 04, Desa Duyungan, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Sragen, Selasa (28/4/2026) sore.
Korban diketahui bernama Painem (80), warga Dukuh Jasem, Desa Duyungan, Kecamatan Sidoharjo. Korban ditemukan dalam kondisi terlentang di area persawahan oleh warga sekitar setelah sebelumnya sempat terlihat duduk sendirian sejak pagi hari.
Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari melalui Pj Kapolsek Sidoharjo AKP Mulyono menjelaskan bahwa setelah menerima laporan dari masyarakat, personel Polsek Sidoharjo bersama Tim Pamapta Polres Sragen, piket fungsi, dan Tim Inafis Satreskrim Polres Sragen langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan, pengamanan TKP, hingga proses evakuasi korban.
“Begitu menerima laporan masyarakat adanya seorang perempuan meninggal dunia di area persawahan, personel gabungan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP, pemeriksaan awal, serta membantu proses evakuasi jenazah bersama tim kesehatan,” terang AKP Mulyono.
Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Tim kesehatan Puskesmas Sidoharjo bersama Inafis Polres Sragen memperkirakan korban telah meninggal dunia sekitar empat jam sebelum ditemukan.
Korban diduga meninggal akibat kelelahan dan dehidrasi setelah berada cukup lama di area persawahan dengan kondisi cuaca panas.
Pada tubuh korban ditemukan beberapa kondisi fisik akibat sengatan matahari, seperti kulit mengelupas di bagian wajah dan kaki kanan.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh seorang petani bernama Parno yang sejak pagi melihat korban duduk di area sawah. Saat siang hari, korban sempat memberi isyarat meminta minum kepada saksi. Namun karena mengira korban mengalami gangguan kejiwaan, saksi tidak menaruh curiga.
Sekitar pukul 15.00 WIB, saat kembali ke sawah, saksi mendapati korban sudah dalam posisi terlentang dan tidak bergerak. Saksi kemudian memanggil warga lain sebelum melaporkan kejadian itu kepada Ketua RT dan diteruskan ke pihak kepolisian.
Dalam penanganan kejadian tersebut, personel Pamapta Polres Sragen turut melakukan pengamanan lokasi, membantu proses identifikasi, mengatur situasi di sekitar TKP agar tetap kondusif, serta mendampingi proses evakuasi jenazah menggunakan ambulans PMI Kabupaten Sragen menuju rumah duka.
Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak menghendaki dilakukan autopsi. Diketahui sebelumnya korban meninggalkan rumah sejak pukul 05.00 WIB tanpa pamit kepada keluarga.
“Situasi selama proses penanganan berjalan aman dan kondusif. Kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi warga sekitar, khususnya lansia yang membutuhkan bantuan,” pungkas AKP Mulyono.
Khanza haryati


Social Header