Breaking News

Polsek Tugu dan Forkopimcam Bersinergi Mitigasi Banjir Kali Plumbon melalui Apel dan Kerja Bakti



Semarang, BIN.com — Upaya mitigasi bencana banjir terus diperkuat di wilayah Kecamatan Tugu. Polsek Tugu bersama unsur Forkopimcam Tugu menggelar apel dan kerja bakti di sepanjang aliran Kali Plumbon, Mangkang, Kota Semarang, Senin (6/4/2026) pagi.

Kegiatan diawali pukul 08.00 WIB di Lapangan Apel SMP Negeri 28 Semarang, Kelurahan Mangkang Kulon. Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Tugu Muhammad Mirzaq Effendi, jajaran Koramil Tugu, Kapolsek Tugu Kompol Fajar Widiyanto, S.H., M.Si., serta perwakilan dari Disperkim, BBWS, Dinas Pekerjaan Umum, para lurah, Bhabinkamtibmas, Babinsa, hingga berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Apel bersama ini menjadi langkah konkret lintas sektoral dalam mengantisipasi potensi banjir yang kerap terjadi di wilayah sepanjang Kali Plumbon. Dalam amanatnya, disampaikan bahwa Kecamatan Tugu masih memiliki tingkat kerawanan banjir cukup tinggi, khususnya di area yang belum tersentuh program normalisasi sungai.

Keberhasilan penanganan di Kali Bringin dinilai mampu mengurangi dampak banjir di sejumlah wilayah. Namun, kondisi berbeda masih ditemui di Kali Plumbon, terutama pada struktur tanggul yang rawan retak bahkan jebol saat debit air meningkat di musim penghujan. Hal ini menjadi perhatian utama dalam kegiatan mitigasi kali ini.

Usai apel, sekitar pukul 09.00 WIB, seluruh peserta bergerak menuju lokasi kerja bakti. Kegiatan difokuskan pada pembersihan aliran sungai dari sampah dan sedimentasi, pemangkasan pohon di bantaran sungai, serta pengecekan kondisi tanggul untuk mengidentifikasi titik-titik rawan kerusakan.

Kerja bakti berlangsung hingga pukul 10.30 WIB dan dilanjutkan dengan tindak lanjut teknis oleh instansi terkait, seperti Disperkim, BBWS, dan Dinas PU Kota Semarang, guna memastikan penanganan lebih lanjut dapat segera dilakukan secara terukur dan berkelanjutan.

Kapolsek Tugu Kompol Fajar Widiyanto menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kesiapsiagaan bersama dalam menghadapi potensi bencana. Ia menekankan bahwa mitigasi tidak cukup dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen.

“Kerja bakti ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi wujud nyata kepedulian dan tanggung jawab bersama dalam menjaga lingkungan, khususnya di wilayah rawan banjir Kali Plumbon. Sinergi yang terbangun diharapkan mampu memperkuat langkah mitigasi sejak dini, sehingga masyarakat merasa lebih aman saat memasuki musim penghujan,” ujarnya.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar. Sinergitas antara TNI-Polri, pemerintah daerah, serta masyarakat menjadi kunci utama dalam upaya meminimalisir risiko banjir dan menjaga stabilitas lingkungan di wilayah hukum Polsek Tugu.

Khanza haryati
© Copyright 2022 - BERITA INVESTIGASI NEGARA