SRAGEN, JATENG, BIN.com — Upaya mendukung program ketahanan pangan nasional terus digencarkan jajaran Polres Sragen. Tiga polsek yakni Polsek Ngrampal, Polsek Sukodono, dan Polsek Gondang turun langsung ke lahan pertanian untuk melakukan pengecekan pertumbuhan tanaman jagung milik warga di wilayah masing-masing, Senin (4/5/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari implementasi program swasembada pangan yang sejalan dengan Asta Cita Presiden dan program prioritas nasional di sektor pangan. Polisi tidak hanya hadir menjaga keamanan, namun juga ikut memastikan kondisi pertanian masyarakat tetap produktif di tengah tantangan musim tanam.
Kapolres Sragen melalui Kabag SDM Kompol Joko Widodo menyampaikan bahwa keterlibatan personel di lapangan merupakan bentuk dukungan nyata Polri terhadap ketahanan pangan nasional sekaligus penguatan sinergi bersama petani.
Di wilayah Kecamatan Ngrampal, personel Polsek Ngrampal melakukan pengecekan tanaman jagung milik Warsidi di Dukuh Ngrejeng, Desa Klandungan. Tanaman jagung seluas 400 meter persegi tersebut tercatat berusia sekitar 40 hari dengan kondisi subur. Tinggi tanaman rata-rata mencapai 65 sentimeter, daun tampak hijau, serta tidak ditemukan serangan hama maupun penyakit yang signifikan.
Petugas juga mendapati kebutuhan pupuk relatif mudah diperoleh petani dan pemupukan telah dilakukan secara rutin. Dengan sistem pengairan tadah hujan, kondisi tanaman dinilai tetap stabil dan menunjukkan pertumbuhan yang baik.
Sementara itu di Kecamatan Sukodono, anggota Polsek Sukodono melakukan pengecekan lahan jagung milik Sumardi di Desa Majenang. Pada lahan seluas 800 meter persegi tersebut, tanaman jagung berusia 12 hari tampak tumbuh merata dengan kondisi daun hijau segar. Struktur tanah yang datar serta ketersediaan air yang mencukupi menjadi faktor pendukung pertumbuhan tanaman.
Petani setempat juga tengah melakukan pemupukan guna menjaga kualitas pertumbuhan memasuki fase awal masa tanam. Di lokasi ini, polisi terlihat berdialog langsung dengan petani terkait kebutuhan pupuk dan kondisi pengairan lahan.
Sedangkan di wilayah Polsek Gondang, pengecekan dilakukan di lahan baku sawah milik Sarono di Dukuh Tempel, Desa Srimulyo. Jagung varietas Pertiwi 6 yang ditanam di atas lahan 1.000 meter persegi itu dilaporkan tumbuh baik meski mulai memasuki musim kemarau.
Dari hasil pengecekan, tanaman jagung yang telah berusia sekitar 70 hari berada dalam kondisi subur dan diperkirakan memasuki masa panen pada akhir Mei 2026.
Ketersediaan irigasi yang cukup serta penyiraman rutin menjadi faktor penting dalam menjaga produktivitas tanaman di tengah cuaca panas.
Kabag SDM Polres Sragen Kompol Joko Widodo menegaskan bahwa kehadiran polisi di tengah aktivitas pertanian menjadi bagian dari penguatan pendampingan kepada masyarakat desa, khususnya sektor pangan yang menjadi perhatian nasional.
“Polri hadir tidak hanya dalam bidang keamanan, tetapi juga mendukung ketahanan pangan bersama masyarakat. Sinergi dengan petani menjadi bagian penting menjaga stabilitas pangan daerah,” ujar Kompol Joko Widodo.
Kegiatan pengecekan di tiga wilayah tersebut berlangsung aman dan lancar. Kehadiran polisi di lahan pertanian pun mendapat sambutan positif dari para petani yang berharap sektor pertanian terus mendapat perhatian dan dukungan berkelanjutan.
#PolresSragen,#ManagemenCitraPolri,#PoldaJateng,
#Polisi,#PolisiIndonesia,SwasembadaPangan,#AstaCita, #ketahananpangan, #Polrimendukungketahananpangan, #polisicintapetani, #Sragen,#Jateng, #NgopiCurhatPakBhabin, #DitbinmasPoldaJateng, #BhabinkamtibmasPoldaJateng, #bhabinkamtibmas, #SWASEMBADAPANGAN, #KETAHANANPANGAN, #POLDAJATENG, #POLRESSRAGEN,
Khanza haryati


Social Header