Demak, BIN.COM - Polemik yang menyeret nama Pasopati Nusantara Jaya kembali menjadi sorotan publik. Konflik terbuka antara mantan anggota organisasi, Andik, dengan Ketua Umum Pasopati Nusantara Jaya Eko Sugiarto atau yang akrab disapa Eko HK, kini bergulir di ruang publik dan media sosial.
Manajemen Pasopati Nusantara Jaya akhirnya angkat bicara. Organisasi menegaskan bahwa pemberhentian Andik bukan keputusan sepihak, melainkan merupakan hasil evaluasi internal serta berkaitan dengan dugaan pelanggaran terhadap aturan organisasi yang berlaku.
Pernyataan tersebut disampaikan sebagai respons atas munculnya berbagai narasi di media sosial yang dinilai berpotensi membentuk persepsi publik sebelum persoalan tersebut memperoleh penjelasan secara utuh dari seluruh pihak.
Pihak organisasi menyayangkan apabila persoalan internal justru berkembang menjadi polemik terbuka di ruang digital. Terlebih, muncul keterlibatan aktivis asal Grobogan, Heri Suweke, dalam pusaran persoalan tersebut.
Namun demikian, Heri Suweke disebut memilih untuk tidak ikut terseret lebih jauh. Ia menyatakan tidak ingin memperkeruh situasi maupun terlibat dalam penggiringan opini yang berpotensi merugikan nama baik organisasi ataupun individu.
Sementara itu, pihak Pasopati Nusantara Jaya menilai sejumlah pernyataan Andik di media sosial telah berkembang menjadi kritik terbuka terhadap kepemimpinan Eko Sugiarto.
"Kami meminta semua pihak tidak mudah terprovokasi oleh narasi sepihak yang beredar di media sosial. Setiap persoalan harus dilihat secara utuh dan berdasarkan fakta," demikian sikap organisasi sebagaimana disampaikan dalam klarifikasi internalnya.
Manajemen Pasopati Nusantara Jaya juga menegaskan bahwa keputusan pemberhentian anggota telah dilakukan melalui mekanisme internal organisasi sesuai aturan yang berlaku.
Di tengah memanasnya polemik tersebut, organisasi menyatakan tetap solid di bawah kepemimpinan Eko HK.
Pasopati Nusantara Jaya mengimbau seluruh anggota dan masyarakat untuk tidak menjadikan media sosial sebagai arena pertarungan opini yang justru dapat memperlebar persoalan.
Polemik boleh bergulir, tetapi organisasi menegaskan: Pasopati Nusantara Jaya tetap berdiri dan solid.
Kini publik tinggal menunggu apakah konflik tersebut akan berhenti sebagai persoalan internal organisasi atau justru berkembang menjadi polemik yang lebih luas di ruang publik.
Hingga persoalan ini mendapatkan penjelasan dari seluruh pihak secara berimbang, berbagai pernyataan yang beredar di media sosial masih perlu disikapi secara bijak dan tidak dijadikan sebagai kesimpulan final mengenai duduk perkara yang sebenarnya.


Social Header